Berapakah Nilai Valensi Anda ?
Ini adalah postingan “jadul” yang saya tulis di salah satu blog saya dulu. sumbernya dari buku kubik leadersip. Biar nambah-nambah jumlah postingan di wira-wiri, saya masukin aja dah. Semoga bermanfaat.

Pernahkah kita bertanya, kenapa kesuksesan satu orang dengan yang lainya berbeda ? Padahal usia, pendidikan, dan sumber daya waktu yang diliki hampir sama. Meskipun demikian tetap saja tingkat kesuksesannya bisa berbeda.
Jery Yang dan David Filo yang baru lulus dari kuliah s1 nya pada tahun 1994 mendirikan Yahoo, hanya dalam waktu lima tahun perusahaan itu benilai 114 miliar dolar di pasar modal. Kenapa keduanya dinilai lebih sukses dibanding temannya yang lain ?.
Ternyata ada faktor yang membuat tingkat kesuksesan seseorang berbeda, meskipun dengan usia dan status sosial yang sama. Faktor tersebut adalah kapasitas diri. Dalam buku Kubik Leaderhip, kapasitas diri tersebut dinamakan “Valensi”, berasal dari kata latin valentia yang berarti kekuatan atau kapasitas. Valensi tersebut merupakan resultan total dari semua kemampuan fisik, akal, emosional dan spiritual seseorang. Setiap orang memiliki nilai valensi berbeda yang dengannya akan menentukan kualitas serta kesuksesan hidup pemiliknya.
Jadi, valensi seseorang akan berbanding lurus dengan tingkat kesuksesan orang tersebut. orang dengan nilai valensi yang tinggi, berpotensi untuk sukses lebih besar dibanding dengan orang bervalensi rendah. Dalam kasus Yahoo, bisa dikatakan valensi Jery Yang dan David Filo lebih besar dibanding teman seangkatannya yang kurang sukses.
Valensi yang dimiliki seseorang akan menjadi kekuatan sekaligus pembatas bagi pemiliknya, contohnya si A mampu memutarkan modal usaha dari 100 juta menjadi 300 juta dalam waktu satu tahun. Valensi yang dia miliki adalah kekuatan yang menjadikan dia mampu menggandakan modalnya menjadi tiga kali lipat. Karena kemapuan maksimalnya adalah menggandakan modal menjadi tiga kali, dengan valensi yang sama, dia tidak bisa menggandakan modalnya menjadi 500 juta dalam waktu yang sama. Kemampuannya dibatasi oleh valensinya.
Valensi tidak berbanding lurus dengan usia, si A dengan usia 40 tahun belum tentu valensinya lebih tinggi daripada si B yang berusia 20 tahun. Saya punya kenalan namanya ollie, dia deangan beberapa temannya adalah owner www.kutukutubuku.
Apakah valensi kita bisa ditingkatkan ? jawabanya bisa. Masalahnya, meningkatkan valensi tidak sama dengan meningkatkan nilai ujian disekolah. Meningkatkan valensi tidak cukup hanya dengan membaca buku seri manajemen, seri bisnis atau kepemimpinan saja. Meningkatkan valensi adalah aktivitas aktif yang melibatkan seluruh komponen insaniah yang ada dalam diri kita yang melibatkan seluruh aspek baik fisik, akal, mental dan spiritual. Berikut saya tuliskan hal-hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan valensi yang saya ambil dari buku aslinya.
1. Libatkan diri anda kedalam pekerjaan besar yang sebelumnya anda pikir mustahil untuk dilakukan.
mengerjakan sesuatu yang dianggap diluar kemampuan akan mendorong munculnya potensi tersembunyi kita. Sama seperti latihan angkat beban, untuk meningkatkan kemampuan, biasanya kita berlatih dengan beban yang lebih berat. Orang yang secara sadar ingin meningkatkan valensinya akan senang ketika mendapatkan pekerjaan besar, karena melalui tugasnya itu, dia brelatih untuk meningkatkan nilai valensinya.
2. Bersainglah pada tingkatan yang lebih tinggi.
maksudnya bersaing dengan orang yang kita anggap valensinya lebih tinggi. Kalau anda profesional, boleh jadi orang tersebut adalah atasan anda. Kalau anda seorang pengusaha, bisa jadi orang tersebut adalah pengusaha lain yang omzet usahanya jauh lebih besar dari usaha anda. Tentu saja persaingan dilakukan secara sehat.
3. Ambil resiko.
Lakukan apa yang anda inginkan, tetapi dulu tidak anda lakukan karena dianggap terlalu berisiko. semakin tinggi risikonya, semakin besar upaya yang akan anda lakukan untuk mewujudkanya. Mulailah dari risiko yang kecil, kalau sudah terbiasa berlatihlah dengan risiko yang lebih besar. Mengambil resiko akan memaksa anda untuk mengerahkan kemampuan terbaik, yang akan berakibat pada peningkatan nilai valensi anda.
4. bertemanlah dengan orang bervalensi tinggi.
Jadikan mereka sahabat, bergurulah pada mereka. Terjun kedalam aktivitas-aktivitas yang mereka lakukan. Semakin banyak orang bervalensi tinggi di sekitar anda dan semakin sering anda berinteraksi dengan mereka, maka cara berfikir dan bertindak anda juga akan seperti mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai valensi anda.
Semoga bermanfaat, sukses untuk anda sekeluarga
(sumber, kubik leadeship)

2 Responses to “Berapakah Nilai Valensi Anda ?”
By Arie on Jul 1, 2008 | Reply
Gosipnya, laki-laki memiliki valensi 4, sedangkan perempuan memiliki valensi 1.
Hehehe…
By yudika on Jul 2, 2008 | Reply
bukan saya lho yang bilang