Optimism & Persistent

Sukses dalam hidup tidak bisa diraih dengan cara instant, bahkan sesuatu yang menurut kita instant/mendadak/ujug-ujug pun sebenarnya melewati proses, hanya mungkin luput dari perhatian. Sebagai penonton kita hanya melihat hasilnya, kemudian kagum dan keluarlah ungkapan : “Hebat ya, si anu bisa anu..anu dalam watu yang singkat” atau “Luar biasa dia, kerjaannya gak jelas tapi bisa anu sama anu“.
Semua orang sukses yang saya kenal, mereka adalah orang-orang yang berproses panjang dalam hidupnya, jatuh bangun adalah hal biasa bagi mereka. Pada mereka setidaknya saya melihat 2 hal esensi yang membangun karakter sukses mereka, 2 hal tersebut adalah :
Optimism - Atau optimisme dalam bahasa indonesia, adalah keyakinan atas segala sesuatu dari segi yang baik dan menyenangkan atau sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal. Jika gagal yang di dapat mereka selalu menemukan pelajaran dari sisi positifnya. Hakikatnya, kegagalan tidak mampu memadamkan optimisme mereka.
Persistent - Saya agak sulit menemukan padanan katanya dalam Bahasa Indonesia, mungkin yang paling mendekati adalah Ulet dan Gigih. Ulet artinya tidak mudah putus asa yang disertai kemauan keras dalam berusaha mencapai tujuan dan cita-cita. Sedang gigih artinya tetap teguh pada pendirian atau pikiran. Tidak peduli apa kata orang dan selalu yakin dengan pilihan hidupnya. Tidak pernah menyerah pada kegagalan, mereka selalu bangkit satu kali lebih banyak dari jumlah kegagalan yang mereka alami.
Meskipun saya sudah tau kunci sukses mereka, membiasakan optimis dan persistent sebagai bagian dari karakter pribadi rupa-rupanya memerlukan optimisme dan persistent tersendiri. Benar-benar tidak mudah…
hmmmm…

7 Responses to “Optimism & Persistent”
By rifkaaaa on Jun 24, 2008 | Reply
Benar sekali mas! setuju!
mas, bahas juga tentang kenapa beberapa orang bisa optimis dan persistance di beberapa bidang sedangkan di bidang lainnya tidak bisa…
*itu saya banget*
By yudika on Jun 24, 2008 | Reply
By ganda on Jun 24, 2008 | Reply
kang, itu teh presistence ato persistent? yang saya tau mah persisten…, dan sekarang suka dijadiin bahasa sunda ama mamah di rumah :). “Jadi orang tuh kedah persisten,” cenah. kosa kata dari ustadnya katanya. hehe.
salam kangen ah kang!
By yudika on Jun 24, 2008 | Reply
sepertinya iya kang ganda, sy salah tulis
trimakasih sudah dikoreksi. btw kang ganda teh sudah menikah ? geuning teu aya kabar nya ? 
By oRiDo™ on Jun 26, 2008 | Reply
untuk sukses, diperlukan semangat yang tinggi utk selalu berusaha dan berusaha..
berbuat lebih baik daripada hari kmaren..
semoga dapat selalu istiqamah dalam berusaha..
By yudika on Jun 26, 2008 | Reply
sepakat kang oRiDo, semangat adalah efek dari optimis, selalu berusaha adalah ciri dari presisten, dan berbuat lebih baik dari hari kemarin adalah ‘the next level’ dari presisten.
By ganda on Jun 27, 2008 | Reply
hehe…sedang dalam tahap preparation kang…
